Mensos Risma Ungkap Dampak Parah Banjir di NTT dan Curhat Sempat Dimarahi Warga
Instagram/kemensosri
Nasional
Fenomena Banjir 2021

Rencananya, Menteri Sosial (Mensos) Risma akan kembali meninjau lokasi bencana pada Kamis (8/4) hari ini. Ia juga akan membawa sejumlah bantuan untuk para warga terdampak.

WowKeren - Banjir bandang yang dipicu oleh siklon Seroja sempat menerjang Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Sosial Tri Rismaharini lantas menggambarkan situasi di sejumlah wilayah NTT yang terdampak.

Menurut Risma, Pulau Adonara dan Lembata adalah wilayah yang paling parah terdampak banjir bandang di NTT. "Saya baru pulang dari Bima (NTB), kemudian saya ke Adonara, dan kemudian ke pulau Lembata, yang saya lihat lokasi tiga itu. Lembata dan Adonara parah," terang Risma dalam jumpa pers di Kantor Kemensos pada Rabu (7/4).

Pulau Alor dan Pulau Pantar juga disebut Risma mengalami kerusakan yang cukup parah. Kemudian Bupati Sumba Timur juga melaporkan bahwa daerahnya masih mengalami jaringan komunikasi.

Lebih lanjut, Risma juga mengungkapkan bahwa banjir tinggi masih merendam Pulau Ende dan Malaka di Kabupaten Flores Timur, NTT. Banyak rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir tersebut.


Di sisi lain, warga korban banjir bandang NTT rupanya sempat memarahi Risma karena gagal mengirimkan bantuan. Risma mengaku dirinya kala itu terkendala akses dan cuaca.

"Kemarin saya juga dimarahin. Kami bukan tidak mau, tapi enggak bisa kami ke sini. Sebetulnya saya ingin dari Bima langsung ke Adonara, tapi tidak bisa karena cuacanya tidak bagus," ungkap mantan Wali Kota Surabaya tersebut. "Saya jelaskan ke warga akhirnya mereka mengerti."

Risma juga mengungkapkan bahwa kala tiba di Kecamatan Larantuka dan Maumere, Kabupaten Flores Timur, rombongannya sempat tak bisa menyeberang ke Odonara karena kendala cuaca. Akhirnya, bantuan harus dibawa secara manual dengan berjalan kaki.

"Ini sempat kita tidak bisa menyeberang karena memang cuaca tidak bagus. Waktu itu saya paksakan. Kamu sudah pokoknya gimana caranya berangkat menyebrang," papar Risma. "Jadi masalahnya yang terjadi transportasi darat. Kalau penyediaan barang mudah, cuma karena transportasinya sulit, sehingga kami kesulitan untuk membawa ke sana."

Rencananya, Risma akan kembali meninjau lokasi bencana pada Kamis (8/4) hari ini. Ia juga akan membawa sejumlah bantuan untuk para warga terdampak.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts