BNPB Puji Pemprov Jatim Tanggap Terhadap Korban Bencana Gempa Malang
Twitter/BNPB_Indonesia
Nasional
Bencana Gempa 2021

Kepala BNPB memberikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan Pemprov Jatim dalam menanggulangi bencana dan sigap dalam membantu korban gempa bumi di Malang.

WowKeren - Pada hari Minggu (11/4), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo melakukan peninjauan terhadap wilayah yang terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Malang. Gempa bumi tersebut terjadi di hari Sabtu (10/4) sekitar pukul 14.00 WIB.

Doni melakukan pemantauan di salah satu wilayah yang terdampak cukup parah yakni Desa Wirotman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, dengan didampingi oleh Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur dan M. Sanusi selaku Bupati Malang. Doni mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi Pemprov Jawa Timur yang sigap dalam memberikan bantuan terhadap korban bencana alam tersebut.

Doni mengatakan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah berjalan dengan baik dalam menanggapi gempa bumi Malang. "Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh instrumen terkait yang telah sigap memberikan bantuan kepada warga terdampak," ujar Doni.

Doni juga berharap seluruh instrumental yang terlibat dalam penanganan dampak gempa bisa memberikan bantuan yang optimal. Menurutnya langkah pemerintah daerah yang telah menyiapkan dapur lapangan merupakan salah satu hal penting saat terjadi bencana. Hal ini dikarenakan saat bencana alam menimpa, pasokan makanan untuk para korban serta relawan dapat terpenuhi.


"Demikian juga Taruna Siaga Bencana (relawan sosial) yang ada di wilayah Jatim telah langsung sigap membangun dan mendirikan dapur lapangan," terang Doni "Sehingga warga terdampak bisa mendapatkan pasokan makanan setiap waktu."

Doni menyebutkan bahwa akan ada banyak relawan yang membantu penanganan dampak gempa bumi di Kabupaten Malang. Selain itu, ia juga mengingatkan warga untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi situasi dan kondisi pasca gempa.

"Kita mendapatkan informasi sejumlah pihak dari relawan juga akan bergabung untuk memberikan bantuan kepada warga," tandas Doni. "Kita begitu banyak menghadapi masalah dengan kegempaan, karena situasi nasional kita berada di 'ring of fire', yang banyak patahan, banyak risiko untuk gempa."

Doni mengungkapkan bahwa gempa berkekuatan 6,1 skala ritcher itu tidak berpotensi tsunami. Akan tetapi, getarannya dirasakan di sejumlah daerah di Jawa Timur.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts