Ada 13 Kali Rentetan Gempa Susulan Pascagempa Malang, BMKG Ungkap Pertanda Baik
Twitter/infoBMKG
Nasional
Bencana Gempa 2021

Pascagempa di Selatan Malang pada Sabtu (10/4), menyebabkan adanya gempa susulan yang berkekuatan lebih kecil dari sebelumnya. Meski demikian, BMKG menyatakan hal tersebut sebagai pertanda baik.

WowKeren - Gempa bumi berkekuatan 6,1 M di Kabupaten Malang pada Sabtu (10/4) lalu, selain mengakibatkan beberapa rumah alami kerusakan, juga mengakibatkan gempa susulan. Akan tetapi, gempa susulan tersebut berkekuatan lebih kecil yakni 3,8 M.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan terjadi 13 kali rentetan di perairan selatan Kabupaten Malang. Meski demikian, BMKG menyebut gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil ini merupakan sebuah pertanda baik.

Daryono selaku Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG mengatakan hal tersebut menunjukkan pertanda baik bahwa kondisi tektoknik di pusat gempa sudah mulai stabil, dan kemungkinan terjadi gempa dengan kekuatan besar itu kecil. "Ini pertanda baik bahwa kondisi tektoknik di pusat gempa sudah mulai stabil, jadi (potensi) untuk terjadi gempa yang lebih besar itu kecil," ujar Daryono kepada detik.com, Rabu (14/4).

Daryono memaparkan ada dua tipe gempa. Sedangkan untuk gempa yang terjadi di Selatan Malang, termasuk tipe pertama yakni main shock, after shock. Tipe tersebut merupakan tipe yang munculnya berkekuatan kecil, kemudian diteruskan susulannya lebih kecil.


"Di Malang berarti tipe gempanya tipe main shock, after shock, itu berarti tipe ini munculnya kecil, diteruskan susulannya yang lebih kecil, itu tipe pertama," papar Daryono. "Kalau tipe kedua, itu ada rangkaian gempa pembuka atau fore shock, kemudian muncul main shock baru after shock, kalau di Malang ini tadi tipe pertama, tanpa ada gempa pembuka."

Lebih lanjut, Daryono menyebut bahwa hal tersebut merupakan pertanda baik karena gempa sudah minim after shock. "Kalau melihat tipe seperti ini, merupakan pertanda baik," tandas Daryono.

BMKG menyebut gempa susulan yang terjadi dengan magnitudo berbeda-beda, antara M 2,8 hingga M 5,3. Sedangkan kedalaman gempa antara 29 hingga 102 km, dengan pusat gempa di laut Barat Daya Kabupaten Malang.

Sebelumnya, hari pertama pascagempa besar di Malang Selatan pada Sabtu (10/4), terjadi tujuh kali gempa susulan. Sedangkan Minggu (11/4), terjadi tiga kali, Senin (12/4), satu kali dan Selasa (13/4), terjadi dua kali gempa susulan. Hal itu biasa terjadi, namun tidak semua selalu disertai dengan gempa susulan.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts