Jubir Presiden Fadjroel Rachman Ungkap Tujuan Reshuffle Kabinet, Ini Penjelasannya
Instagram/fadjroelrachman
Nasional
Reshuffle Menteri Jokowi

Presiden Jokowi hingga Kamis (22/4), belum juga memberikan tanda-tanda terkait dengan isu reshuffle kabinet. Jubir Presiden Fadjroel mengatakan reshuffle tersebut pasti akan terjadi.

WowKeren - Isu reshuffle kabinet Indonesia Maju masih juga belum menemukan titik terang. Presiden Joko Widodo tak kunjung memberi "sinyal" terkait dengan perombakan kabinet tersebut. Hal itu semakin membuat publik bertanya-tanya dan penasaran.

Sementara itu, Fadjroel Rachman selaku Juru Bicara Presiden RI mengatakan bahwa reshuffle jilid kedua kabinet Indonesia Maju menyasar Kementerian Investasi sebagai instansi baru serta peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Disebutkan reshuffle kabinet adalah hal yang pasti akan dilakukan Jokowi.

"Yang kita tahu sampai hari ini, itu yang pasti, sebab sudah disetujui oleh DPR," ujar Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (22/4). "Dan DPR sudah menerima alasan yang sesuai dengan alasan yang tercantum di Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara."


Dalam UU tersebut diungkapkan jika syarat pembentukan atau penggabungan kementerian harus memenuhi unsur efektivitas dan efisiensi. Selain itu, juga diharuskan memiliki tujuan adaptasi terhadap suatu perubahan yang bersifat global. "Jadi harus memenuhi unsur efisiensi dan efektivitas," tegas Fadjroel.

Sementara itu, Fadjroel mengungkapkan bahwa perombakan kabinet berkaitan dengan pemulihan ekonomi, khususnya Kementerian Investasi. Pemerintah dalam hal ini benar-benar serius ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2021. Terlebih Jokowi telah menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen pada kuartal II.

Sebelumnya, Fadjroel sempat berkomentar mengenai isu reshuffle yang akan menggeser Nadiem Makarim dari jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Ia mengatakan tidak boleh mendahului Jokowi untuk menyampaikan siapa dan kapan reshuffle akan dilaksanakan, yang pasti Presiden akan memilih putra-putri terbaik Indonesia.

Tak hanya dikarenakan peleburan dua kementerian dan kemunculan instansi baru, adanya pernyataan dari Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin terkait dengan isu reshuffle yang akan dilaksanakan pekan lalu juga mendukung kabar tersebut kian santer terdengar. Hingga saat ini belum ada yang kepastian mengenai isu tersebut.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts