Jubir Presiden Ungkap Jokowi Tak Pernah Menyatakan Bakal Reshuffle Kabinet
Twitter/setkabgoid
Nasional
Reshuffle Menteri Jokowi

Pertanyaan mengenai kapan Presiden Jokowi akan melaksanakan reshuffle kabinet hingga sekarang belum juga terjawab. Pernyataan mengejutkan keluar dari Jubir Presiden.

WowKeren - Isu reshuffle kabinet Indonesia Maju hingga Selasa (27/4) hari ini, masih menjadi teka-teki dan rahasia Presiden Joko Widodo. Belum juga ada tanda-tanda kapan Jokowi akan mengumumkannya ke publik.

Terkait dengan hal tersebut, Fadjroel Rachman selaku Juru Bicara (Jubir) Presiden mengatakan bahwa hingga kini Jokowi belum pernah menyatakan akan melakukan reshuffle kabinet kepada publik. "Sebenarnya sampai saat ini Presiden Joko Widodo belum pernah menyatakan akan melakukan reshuffle kepada publik," Ujar Fadjroel saat konferensi pers, Selasa (27/4).

Menurut Fadjroel, Jokowi akan mengumumkan langsung kepada masyarakat jika ingin melakukan reshuffle kabinet seperti reshuffle 22 Desember 2020. Hingga saat ini, reshuffle kabinet baru akan menyasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) yang sebelumnya telah dilebur menjadi satu.


Peleburan tersebut disetujui oleh DPR RI berdasarkan Surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian. Peleburan itu disetujui juga berdasarkan Pasal 18 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 39 tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

Fadjroel menerangkan bahwa peleburan dua kementerian tersebut didasarkan pada efisiensi dan efektivitas serta perubahan dan/atau perkembangan tugas dan fungsi, peningkatan kinerja dan beban kerja pemerintah, serta kebutuhan penanganan urusan tertentu dalam pemerintahan secara mandiri. "Tentu pertimbangan pemerintah sesuai perkembangan kebutuhan dan aspirasi rakyat," imbuhnya.

Sedangkan untuk pembentukan Kementerian Investasi adalah sesuai dengan Pasal 13 ayat 1 dan ayat 2 UU Nomor 39 tahun 2008. Tidak jauh berbeda dengan peleburan dua kementerian, pertimbangan pembentukan Kementerian Investasi juga didasarkan pada efisiensi dan efektivitas, cakupan tugas dan proporsionalitas beban tugas, kesinambungan, keserasian dan keterpaduan pelaksanaan tugas, serta perkembangan lingkungan global.

Meski demikian, Fadjroel mengaku tidak mengetahui kapan pastinya Jokowi akan melakukan dan mengumumkan kepada masyarakat reshuffle kabinet untuk mengisi posisi di Kementerian Investasi dan Kementerian Dikbud-Ristek. "Dalam bahasa rakyat, hanya Presiden Joko Widodo dan Tuhan YME yang tahu, kapan, siapa, yang akan menduduki jabatan menteri, setidaknya di dua kementerian baru tersebut," tandas Fadjroel.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts