Mengenal Sosok Bahlil Lahadalia, Mantan Sopir Angkot yang Kini Jadi Menteri Investasi Jokowi
Instagram/bahlillahadalia
Nasional
Reshuffle Menteri Jokowi

Diketahui, Bahlil merupakan seorang pengusaha dan pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) sebelum bergabung ke pemerintahan.

WowKeren - Presiden Joko Widodo resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi pada Rabu (28/4) kemarin. Pos tersebut merupakan kementerian baru yang dibentuk oleh Jokowi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang sebelumnya juga dipimpin oleh Bahlil.

Diketahui, Bahlil merupakan seorang pengusaha dan pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) sebelum bergabung ke pemerintahan. Namun siapa sangka, Bahlil berasal dari keluarga yang kurang mampu?

Melansir Kompas.com, Bahlil lahir di Banda, Maluku, dari pasangan Lahadalia dan Nurdjani. Pria berusia 44 tahun tersebut merupakan anak kedua dari delapan bersaudara.

Ia menghabiskan masa SD dan SMP di Maluku, serta masa SMA di Fak-Fak, Papua Barat. Lulus sekolah menengah, Bahlil pun mendaftar di Akademi Keuangan dan Perbankan (Akubank) yang kini menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Port Numbay di Jayapura dan tinggal di asrama. Untuk membiayai kuliahnya, Bahlil mencari uang dengan cara menjadi sopir angkot, kuli angkut, hingga kuli dorong di pasar.


Meski demikian, ia juga aktif berorganisasi di kampus dan terpilih menjadi Ketua Senat Mahasiswa di era reformasi. Lulus S1, Bahlil pun melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 di Universitas Cendrawasih dan berhasil meraih gelar Master dengan segalam keterbatasan ekonomi.

Bahlil memutuskan untuk terjun ke dunia usaha bersama rekan-rekan jejaring Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sekitar tahun 2001-2002. Kala itu, ia menjabat sebagai Direktur di perusahaan yang bergerak di bidang konsultan keuangan berbasis teknologi informasi (IT).

Pada 2003, ia memutuskan untuk keluar dan mendirikan perusahaannya sendiri yang bergerak di bidang pengolahan kayu. Setelah itu, Bahlil terjun ke bisnis hak pengusahaan hutan (HPH) pada tahun 2005 dan mulai melakukan ekspansi bisnis.

Bahlil lantas mendirikan sejumlah perusahaan hingga mampu merekrut karyawan hingga lebih dari 2 ribu orang. Perusahaannya pun bergerak di sektor perkebunan, properti, logistik, pertambangan dan konstruksi.

Kiprahnya sebagai pengusaha membuat kemampuan Bahlil di bidang wirausaha diakui Jokowi. Bahlil pun diundang Jokowi ke Istana pada 22 Oktober 2019 hingga akhirnya ditunjuk sebagai Kepala BPKM periode 2019-2024. Kini, Bahlil dipercaya Jokowi untuk memimpin pos anyar Kementerian Investasi.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts